Cara Daftar Google Search Console: Panduan Komplit 2021


Last Updated: 20 April 2021

Bagaimana cara daftar Google Search Console tahun 2021? Sepertinya, tidak ada hal yang berubah dalam hal ini.

Anda hanya mengikuti beberapa daftar susunan cara mendaftarkan blog di Google Search Console (google webmaster).

Mengapa Mendaftarkan Blog di Google Search Console

Ini penting untuk diketahui. Anda harus mendaftarkan blog anda, di halaman Google Search Console.

Ini berbicara tentang bagaimana peran halaman anda, dalam hasil penelusuran Google.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa menggunakan Google Search Console berkaitan dengan indexing, dan keberadaan halaman anda di hasil penelusuran.

Baca lebih lengkap, di Panduan Penggunaan Google Search Console.

Jika anda mendaftarkan Blog di Google Search Console, maka anda akan mendapatkan berbagai informasi tentang blog anda.

Mulai dari berbicara tentang kunjungan, backlink, halaman yang buruk, jumlah kata kunci, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk mengabaikan ini.

Cara Daftar Google Search Console

Untuk melakukan pendaftaran Google Search Console, tidaklah sulit. Mari ikuti panduannya.

1. Masuk ke Halaman Webmaster

Silahkan masuk ke halaman Google Search Console. Tekan tombol “Mulai Sekarang” untuk memulai. Setelah itu, anda akan diarahkan ke halaman dashboard, yang mengharuskan anda Login.

mendaftar_google_search_console

Gunakan akun Google. Gila anda belum membuat akun Google, lihat panduan ini untuk membuat Akun Google.

2. Tambahkan Properti

Setelah anda berhasil login, maka anda akan diarahkan ke Properti Baru. Silahkan tambahkan properti yang ada.

menambahkan_properti_google_search_console

Silahkan gunakan URL dari situs web anda. Saya menyarankan, untuk menggunakan bagian Awalan URL, meski dapat menggunakan keduanya.

3. Verifikasi

Verifikasi dilakukan di awal, sejak anda menambahkan Properti. Bila anda pengguna Blogger, maka hal ini akan secara otomatis terverifikasi.

Namun, bila dirasa anda membutuhkan verifikasi tambahan, Google Search Console menyediakan berbagai jalur yang dapat digunakan untuk itu.

metode_verifikasi_blog_di_google_search_console

Pada gambar di atas, saya menggunakan banyak metode (hampir seluruhnya) untuk melakukan verifikasi terhadap situs blog saya, meski saya sadar bahwa ini berlebihan.

Anda dapat memverifikasi kepemilikan situs, meski dengan satu metode saja, dan tidak harus verifikasi seluruhnya.

Ambil bagian yang perlu saja, dan lakukan verifikasi terhadap situs blog anda, termasuk pada kode pihak ke tiga seperti Verifikasi Google Analytics.

4. Menambahkan Sitemap

Tidak ada hal yang penting dari Sitemap. Bila anda tidak mengirimkan sitemap kepada Google, mereka tidak akan kesulitan menemukan situs blog anda (terkadang terlewati untuk perayapan).

Alih-alih mendapatkan peringkat, blog anda tidak akan terindex dalam jangka waktu yang dekat, bahkan dalam jangka waktu panjang sekalipun.

Sitemap berfungsi memberi sinyal kepada mesin perayap Google yang bertugas sebagai crawler dan biasa disebut Spider, untuk diyarapi dan mendapatkan informasi dari blog anda.

Selanjutnya, setelah informasi itu didapatkan, maka indexing adalah proses yang dilakukan.

Gunakan sitemap.xml bila anda pengguna Blogger dan WordPress.com.

menambahkan_sitemap_xml_di_google_search_console

Setelah anda menambahkan sitemap.xml di halaman Google Search Console, maka google akan secara berkala melakukan perayapan terhadap blog anda, dan melakukan indexing.

Anda juga dapat menambahkan lebih dari 1 sitemap disini. Lihat panduan cara menambahkan sitemap di blog, yang telah saya terbitkan.

Beberapa Pertanyaan

Berapa lama postingan di blog akan muncul di Google?

Seluruhnya bergantung pada koneksi, dan statistik perayapan yang terjadi di pada server anda. Crawler melakukan tugasnya meliputi berbagai hal yang ada pada blog anda (termasuk file statis Script, HTML, CSS, dll). Umumnya, ini berlangsung selama 2-3 hari.

Apa Fungsi dari Google Search Console?

Google Search Console berfungsi sebagai alat untuk berbagai kebutuhan aktivitas blog anda di mesin telusur. Ini seperti melakukan mengirim sitemap untuk proses indexing, dan menerima berbagai laporan situs blog anda di Google.

Apa perbedaan Properti Domain dan Awalan URL?

Secara umum, hampir sama. Namun secara implisit, terlihat perbedaan pada tampilan. Properti Domain menghasilkan dashboard yang dinilai tidak selengkap dengan Awalan URL. Menggunakan keduanya, bukanlah sebuah masalah. Mungkin anda dapat mencobanya.

Tinggalkan komentar

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap