ilustrasi_siswa

Pendidikan

3 Cara Menghadapi Siswa Yang Pendiam

Ada banyak cara menghadapi siswa yang pendiam menurut versi masing-masing dan disini, akan dijelaskan 3 cara untuk menyelesaikan persoalan itu.

Pendiam memang bukanlah sikap yang menunjukkan keramahan dan itu justru membuat lawan bicara menjadi bingung harus berbuat apa. Terlebih lagi bila ini terjadi pada siswa, guru terkadang merasa kebingungan untuk mengambil langkah.

Bahkan, tidak jarang juga anak (siswa yang pendiam) justru mendapatkan pengabaian dari gurunya sendiri. Semestinya, ini tidak terjadi bukan? Mari kita simak informasi selengkapnya.

Tidak Selamanya Sikap Pendiam Itu Buruk

Benar bahwa tidak selamanya sikap yang pendiam itu digolongkan sebagai sikap yang buruk. Terkadang, diamnya seseorang dapat terjadi karena sesuatu hal yang melatar belakanginya.

Bisa saja ini terjadi sesaat, karena ia memiliki masalah tertentu, atau mungkin juga memang sikap dari kecil yang dimilikinya. Tetapi ketahuilah, bahwa ini tidak selamanya bernilai buruk. Terkadang tidak sedikit orang yang menganggap bahwa seseorangyang pendiam adalah sesuatu yang buruk. Bahkan lebih parahnya lagi, seorang yang pendiam akan dijauhi oleh temannya di sekolah.

Semestinya ini tidak terjadi bukan? Semestinya orang-orang mengetahui tentang cara menghadapi siswa yang pendiam, bahkan temannya juga semestinya mengetahui hal ini.

Cara Menghadapi Siswa Yang Pendiam

Ada banyak faktor yang melatar belakangi mengapa siswa itu menjadi pendiam. Tentunya, jawaban dari ini akan diketahui oleh guru masing-masing, dan itu tidak bisa ditebak begitu saja. Ada baiknya untuk menggali informasi lebih dalam terlebih dahulu, sebelum memastikan sesuatu.

Berikut ini beberapa cara untuk menghadapi siswa yang pendiam.

1. Bangun Kedekatan

Tidak bisa dipungkiri, mungkin tidak terjalinnya kedekatan secara personal membuat seseorang merasa asing dan justru ini membuat ia lebih menyimpan omongan tentang apapun itu.

Kedekatan perlu diciptakan, terlebih lagi antara guru dan siswa. Siswa yang merasa dekat dengan gurunya, akan lebih mudah untuk mengungkapkan sesuatu atau permasalahan apapun yang ia lalui. Semestinya ini bernilai baik1.

2. Hargai Setiap Ucapan

Terkadang kita lalai untuk menghargai setiap ucapan yang keluar dari omongan lawan bicara kita. Justru ini berdampak buruk di hari-hari berikutnya.

Menghargai setiap ucapan siswa, akan sangat berarti dan membuat siswa menjadi lebih leluasa untuk berbicara di hari-hari berikutnya. Oleh karena itu, keadaan ini juga akan membuat kemungkinan bahwa siswa akan lebih ringan untuk berbicara dengan guru. Dengan begitu, ini akan jauh lebih mudah dikendalikan.

3. Biasakan Memberi Solusi

Kebanyakan orang yang ditemui, berdiam diri dan tidak mau bicara karena adanya persoalan tertentu. Bisa dari luar (lingkungannya sendiri), atau bisa juga dikarenakan dirinya sendiri.

Terlepas dari apapun itu, memberi solusi untuk setiap hal yang dibutuhkan adalah jalan terbaik.

Orang yang memberi solusi menunjukkan sikap perhatian dan orang-orang akan menyukai itu.

Terlebih lagi bagi seorang guru, memberikan solusi terhadap siswa yang pendiam adalah langkah awal untuk membangun kedekatan dengan siswa.

Dengan cara ini, memungkinkan untuk hilangnya sikap pendiam dalam diri siswa di masa mendatang karena kedekatan yang telah terbangun itu.

contoh link 1

Tinggalkan komentar

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap