Cara Verifikasi Google Search Console 2020

Ada beberapa cara verifikasi Google Search Console untuk dapat berinteraksi lebih jauh bersama layanan Google yang gratis ini.

Seperti yang kita ketahui, Google Search Console merupakan sebuah layanan monitoring keberadaan website dalam mesin telusur mereka.

Setiap pemilik blog (webmaster) tentu saja membutuhkan Google Search Console agar dapat melihat perkembangan lebih jauh tentang situs web miliknya.

Ini dimaksudkan, agar pemilik blog dapat mengambil langkah yang tepat demi mengembangkan blog mereka sendiri.

Mengapa harus melakukan Verifikasi di Google Search Console?

Sederhananya, Google Search Console (selanjutnya disebut sebagai GSC) merupakan sebuah layanan/ Tools yang disajikan untuk memantau keberadaan website dalam mesin telusur Google.

Seperti yang kita ketahui, ada banyak sekali jenis Content Manajement System (CMS) yang bertebaran untuk membantu media menulis.

Itu seperti WordPress, Blogger, Joomla, Wix, dan masih banyak lagi.

Seluruh jenis CMS itu, harus melakukan verifikasi agar dapat bersifat personal.

Bila blog sudah terverifikasi, maka Google akan memantau aktivitas dari blog tersebut dan di hari kemudian menampilkan hasil tangkapan seputar keberadaan blog itu di mesin pencari mereka.

Google Search Console menawarkan banyak angka-angka, dan itu semua diukur dengan kalkulasi tertentu.

Angka-angka ini akan muncul setelah Google malakukan pemantauan terhadap aktivias blog yang sebelumnya telah terverifikasi.

Itu artinya, untuk blog yang tidak terverifikasi, maka tidak akan memunculkan data apapun.

Cara Verifikasi Google Search Console

Ada banyak cara yang dapat dijadikan pilihan untuk melakukan verifikasi Google Search Console.

Tercatat bahwa terdapat 5 metode pilihan verifikasi yang ditawarkan oleh Google Search Console.

Seperti:

  • File HTML
  • Tag HTML
  • Penyedia nama domain
  • Analitic Google
  • Google Tag Manajer

Sebenarnya, blog yang melakukan verifikasi hanya melalui satu metode saja sudah cukup.

Itu dapat memunculkan berbagai data yang dihasilkan dari perkembangan blog dalam Google Search Console.

Tetapi, tidak jarang diantara mereka yang membutuhkan informasi tambahan yang lebih dalam seperti Google Analytic, Google Tag Manajer, dan lain sebagainya.

Terpenting disini adalah bahwa Blog harus terverifikasi nama domain serta tag HTML nya.


1. Verifikasi File HTML

Cara verifikasi Google Search Console yang pertama adalah dengan File HTML.

Bila anda pengguna WordPress, maka metode ini dapat difungsikan.

Sebaliknya bila anda menggunakan CMS Blogger, maka anda harus mengabaikan ini.

Itu karena anda tidak memiliki kuasa untuk masuk ke dalam Hosting Blogger anda.

Untuk melakukan verifikasi File HTML, yang perlu dilakukan hanyalah men-download File HTML yang disediakan Google Search Console.

Setelah file itu tersedia, maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah Upload File ke dalam Hosting WordPress anda.


2. Verifikasi Tag HTML

Verifikasi HTML juga dapat dilakukan untuk cara verifikasi Google Search Console.

Cara ini lebih umum dan bisa dilakukan banyak CMS, terutama Blogger.

Tag HTML berisi sebuah tag atau barisan kode khusus yang diberikan oleh Google Search Console.

Bilamana itu diletakkan dalam HTML blog, maka ia akan terdeteksi dan Google secara otomatis akan memantau lalu lintas yang terjadi di Blog tersebut.

Yang perlu dilakukan hanyalah mengambil Tag HTML dari Google Search Console, lalu menempelkannya pada HTML blogger.

Persyaratan lain, agar kode dapat terbaca dengan jelas, maka letakkan Kode pada bagian diantara Head dan /Head.


3. Verifikasi Google Analytics

Google Analytics adalah layanan yang juga disediakan oleh Google dengan gratis.

Layanan ini disediakan untuk memantau lalu lintas situs web secara lebih mendetail.

Anda dapat menentukan metode ini, untuk cara verifikasi Google Search Console anda.

Google Analytics sangat diperlukan, terutama bagi pelaku bisnis untuk melihat sejauh mana website mereka berperan untuk pengguna.

Untuk mendapatkan data, anda perlu melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Cara yang dapat dilakukan juga tergolong ringan.

Anda hanya perlu mengambil kode pelacakan yang disediakan dari Google Analytics, dan menempelkannya di File HTML blog anda.

Untuk pengguna WordPress, anda harus melakukan edit pada File HTML theme anda.

Bila ingin sesuatu yang ringan, anda juga dapat menggunakan Plugin pendukung untuk melakukan verifikasi bagian ini.

Baca panduan tentang Cara Verifikasi Google Search Console di WordPress.


4. Verifikasi Google Tag Manajer

Tidak banyak yang tahu, bahwa Google Tag Manajer juga berfungi untuk peranan website.

Anda dapat memilih metode ini sebagai bagian dari cara verifikasi Google Search Console.

Meski fitur yang disediakan untuk developer, Google Tag Manajer menawarkan berbagai informasi yang penting bagi perkembangan website, terutama pelaku bisnis.

Tidak jauh berbeda dengan Google Analytics, yang perlu dilakukan hanyalah mengambil data dari Google Tag Manajer, dan tempel pada bagian HTML blog anda.

Lihat panduan tentang Cara Verifikasi Google Tag Manajer, untuk detail lebih lengkap.


5. Verifikasi Penyedia Nama Domain

Cara verifikasi Google Search Console selanjutnya yaitu dengan metode penyedia nama domain.

Nama domain tentunya menjadi sesuatu yang perlu bukan?

Anda juga dapat menggunakan metode Verifikasi penyedia nama domain untuk cara verifikasi Google Search Console ini.

Ini akan berguna, bila anda melakukan Custom Domain.

Jadi, ini tidak akan berguna bila anda masih menggunakan subdomain dari penyedia CMS blog seperti Blogspot dan WordPress.

Untuk melakukan verifikasi, Google menyediakan File TXT untuk setiap domain, yang berisi kode-kode tertentu yang dimengerti oleh mereka.

Yang perlu dilakukan adalah masuk ke Manajer Domain, lalu kemudian menempelkan File TXT itu untuk domain yang ingin diverifikasi.

Selengkapnya, lihat tentang cara verifikasi Penyedia Nama Domain di Google Search Console.

Manfaat Verifikasi Google Search Console

Setelah anda mengetahui tentang metode verifikasi, sekarang saatnya kita memahami tentang apa manfaat yang akan didapatkan dari tindakan ini.

Dengan melakukan verifikasi, maka blog anda akan diketahui keberadananya oleh Google.

… dan itu tentunya mendapat nilai tersendiri.

Saya merangkum, setidaknya beberapa hal yang akan anda dapatkan setelah melakukan verifikasi Google Search Console antara lain seperti:

  • Memantau lalu lintas situs
  • Memahami keberadaan situs, tracking, keyword, dan sebagainya
  • Berpengaruh untuk SEO

Pengaruh hal ini untuk SEO (Search Engine Optimization) sebenarnya tidak terjadi secara langsung.

Disini maksudnya adalah bahwa dengan terverifikasinya domain di Google Search Console, itu lebih memungkinkan untuk Perayapan Google dapat mengindex artikel yang diterbitkan di Blog, dan itu menguntungkan.

Meski ini bukan sesuatu yang pasti, setidaknya Google telah memverifikasi domain anda dalam mesin telusur milik mereka.

Ini akan membantu anda, ketiak berencana untuk meminta pengindexan terhadap artikel yang baru saja diterbitkan, seperti melakukan inspeksi URL misalnya.

Jadi, dengan menggunakan dan melakukan verifikasi Google Search Console ini, maka anda setitik lebih maju dibandingkan blogger lainnya.

Kesimpulan

Setelah mengetahui cara verifikasi Google Search Console dengan berbagai metode ini, maka anda lebih mudah untuk melihat aktivitas yang terjadi untuk situs web anda dalam mesin telusur Google.

Bahkan, anda dapat melihat tingkat Click Through Right (CTR), atau menampilkan kata kunci yang didapatkan blog anda.

Pengaruh terbesar dalam bagian ini adalah anda dapat menganalisis dan menentukan langkah selanjutnya untuk pengembangan situs web anda lebih jauh.

Tinggalkan komentar

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap