Instagram Sekolah:
The Definitive Guide (2020)


marketing

Instagram belakangan ini mulai ramai digunakan oleh berbagai kalangan.

Tidak hanya anak muda (remaja), justru mereka dalam usia yang tidak muda juga turut menggunakan Instagram sebagai tempat bersosial media.

Beberapa hal yang akan diulas disini seperti:

  • Sosial Media Instagram
  • Instagram Untuk Sekolah
  • Manajemen instagram sekolah
  • dan masih banyak lagi

Jadi, mari kita mulai pembahasan ini hingga usai.

Daftar Isi

Bagian 1: Tentang Instagram
Bagian 2: Instagram Untuk Sekolah
Bagian 3: Manajemen Instagram Sekolah

Bagian 1:

Tentang Instagram


social_media

Instagram adalah salah satu media sosial yang dapat digunakan melalui Smart Phone yang mengedepankan penerbitan gambar dan video.

Tampilan atau desain yang sederhana, membuatnya terasa lebih menarik untuk digunakan.

Instagram melahirkan desain yang tidak monoton dan fitur yang memanjakan mata dengan tampilan foto-foto dan video dari masing-masing akun pengguna.

Data Pengguna Instagram Indonesia

Penting bagi kita untuk mengetahui tentang seberapa banyak orang menggunakan instagram untuk sosial media mereka.

Mengutip informasi sejak tahun 2018 melalui Databoks, mereka mengungkap bahwa terdapat sejumlah pengguna instagram di Indonesia.

pengguna-instagram-di-indonesia-2018

Pengguna instagram di Indoensia mencapai angka 55 Juta jiwa, dengan peringkat ke 3 dunia untuk pengguna Instagram setelah Amerika Serikat dan Brazil.

Mengutip dari Napoleoncat, mengungkap bahwa pada tahun setelahnya (2019) terdapat sejumlah 62.060.000 jumlah pengguna instagram di Indonesia.

Dari angka sedemikian itu, 49.9% diisi oleh pengguna wanita, sementara 50.1% digunakan oleh pengguna pria.

pengguna_instagram_indonesia_2019_napoleoncat

Napoleoncat mencatat bahwa, rentang usia paling banyak menggunakan Instagram di Indonesia berada pada usia 18-24 tahun dengan jumlah pengguna 38.7%.

Selanjutnya disusul rentang usia 25-34 tahun dengan jumlah pengguna 30.9%.

Begitu seterusnya, hingga pada bagian yang terkecil digunakan oleh usia 55-64 tahun dengan persentase 1.2%.

Tidak jauh berbeda dengan yang dipublikasikan oleh kompas.com selaku media Indonesia, mengungkap bahwa pengguna Instagram di Indonesia mencapa angka 61.610.000 jiwa.

Angka ini dijelaskan untuk periode November 2019 silam.

Data di atas, membuat kesimpulan sementara bahwa pengguna instagram dihuni oleh anak muda dan dewasa.

Itu artinya, ini kesempatan bagi setiap lembaga untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat luas melalui instagram.

Terlebih lagi, bila mereka dapat memanfaatkan bagian ini sebagai media promosi mereka.

Fitur dan Kelebihan Instagram

Instagram memang menawarkan desain dan tampilan yang cukup sederhana.

Namun, kesederhanaan itu tidak menutup kelebihan dari Instagram yang cukup baik.

Menariknya, bahwa instagram menawarkan publikasi gambar dan video.

Terlebih lagi, mereka menawarkan fitur Follow, link, comment, dan lain sebagainya.

Instagram juga memberikan fitur yang kerap disebut sebagai instastory, yang membuat kesan tersendiri dan elegan dari instagram.

Jadi, orang-orang sudah dipastikan hanya melihat foto dan video beserta deskripsinya, dan ini terkesan lebih visual dan jauh dari rasa membosankan.

Lebih spesifik, instagram juga menyediakan fitur Chat, yang tentunya memudahkan bagi setiap orang (akun) untuk dapat berkirim pesan singkat terhadap teman, atau rekan mereka.

Berbagai fitur ini tentunya sangat berarti bagi orang-orang, terlebih lagi bagi sebuah lembaga sekolah yang ingin berkembang dan dikenal dikalangan masyarakat luas.

Kelebihan lain dari Instagram adalah tentang “Centang” di akun Resmi.

Umumnya, akun-akun milik pemerintah memiliki “Centang” yang menunjukkan kredibilitas lembaga itu sendiri.

Lihatlah bagaimana salah satu instagram milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini.

instagram_kemendikbud_ri

Akun Resmi milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu sudah mendapatkan verifikasi dari Instagram sebagai akun resmi, yang ditandai dengan “Centang Biru” tepat di sebelah kanan dari nama pengguna.

Tidak terbayangkan, bila lembaga anda dapat meraih ini di Instagram, dan mendapatkan rasa percaya bagi setiap pengunjung instagram anda.

Bagian 2:

Instagram Untuk Sekolah


konten_digital

Perlukah instagram untuk sekolah?

Bila anda masih ragu akan hal itu, biarkan lembaran ini menjawabnya.

Kita akan mengetahui tentang:

  • Perlukah instagram untuk sekolah
  • Keuntungan Instagram untuk sekolah
  • Resiko instagram untuk sekolah
  • dan masih banyak lagi

Mari kita lanjutkan.

Perlukah Instagram Untuk Sekolah

Pertanyaan ini memang sewajarnya ditanyakan.

Terlebih lagi, instagram lebih didominasi oleh kalangan muda.

Tetapi bila ditelaah lebih jauh, bahwa usia pengguna instagram umumnya berkisar antara 20-35 tahun usia pengguna, adalah pengguna yang dominannya sudah berkeluarga.

Itu artinya, mereka juga membutuhkan informasi seputar pendidikan bagi anak mereka.

Jadi, ini adalah dasar terpenting bagi setiap lembaga, untuk melakukan promosi lembaga mereka.

Dimana target yang diinginkan, sesuai dengan apa yang diharapkan.

Disamping itu, instagram menawarkan media dalam bentuk foto dan video.

Lembaga akan dapat dengan mudah mempublikasikan foto kegiatan mereka di sekolah.

Terlebih lagi bila lembaga menyediakan video yang bermanfaat tentang lembaga mereka kepada pengguna lainnya.

Tentu saja, ini menjadi media yang sangat cepat perputarannya melalui digital.

Sebagai sosial media, yang pada dasarnya digunakan untuk saling berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya, tentu saja lembaga sekolah juga membutuhkannya.

Ini adalah salah satu cara atau tehnik bagi lembaga untuk berbicara kepada masyarakat luas tentang keberadaan lembaga mereka, atau kegiatan sehari-hari mereka di sekolah.

Tetapi, ini lagi-lagi hanyalah sebuah opsi.

Sangat berarti bila lembaga dapat menerapkannya untuk penyampai pesan mereka kepada masyarakat.

Resiko Menggunakan Instagram

Adakah resiko yang akan dihadapi bila menggunakan Instagram?

Kami tidak yakin untuk persoalan ini.

Tetapi, ada beberapa informasi yang membuat ini menjadi penting untuk dibahas.

Seperti yang diberitakan melalui media lokal liputan6.com beberapa waktu lalu, mengungkap berita bertajuk “Remaja Bunuh Diri Gara-gara Fitur Polling Instagram”.

Berita ini cukup menghebohkan warganet tentunya.

Sosial media, sampai-sampai menjadikan seseorang itu tergila-gila dan bahkan menghabisi nyawanya sendiri.

Melalui laman tersebut, diberitakan bahwa seorang gadis remaja berusia 16 tahun di Malaysia, bunuh diri setelah melakukan polling di Instagram.

Dalam berita tersebut, dijelaskan bahwa remaja itu membuat sebuah polling untuk menanyakan kepada followers nya, apakah ia bunuh diri atau tidak.

Sekilas terkesan konyol, namun ini benar terjadi.

Oleh karena itu, hadirnya berita ini membuat bahwa sosial media juga dapat berdampak buruk bagi perkembangan manusia, terutama dalam aspek psikologis.

Tetapi, ini tentunya jauh lebih mudah untuk berpikir lebih normal.

Keadaan dalam berita tersebut, seharusnya tidak terjadi.

Bagi lembaga, tidak ada yang berarti tentang resiko ini.

Beranjak ke resiko lainnya, bahwa instagram dalam Terms of Use dari Instagram sendiri.

Disana dijelaskan tentang bagaimana hak dan kewajiban baik itu untuk pengguna maupun instagram sendiri.

Tertulis disana, bahwa instagram dapat menonaktifkan, merubah, dan sebagainya untuk akun instagram baik dengan pemberitahuan maupun tanpa pemberitahuan.

Ini mencakup data akun seperti nama, dan lain sebagainya.

Meski ini adalah sesuatu yang jarang terjadi, tetapi paling tidak ini menjadi sesuatu yang harus diperhatikan.

Bukan menjadikan sebagai ancaman, tetapi ingin menyampaikan bahwa instagram memiliki aturan tersendiri untuk itu dan pengguna harus mematuhinya.

Tetapi, tidak ada peraturan yang terlalu mengikat dari Instagram sendiri, selama itu berisi konten yang tidak melanggar aturan yang ada seperti sara, berbau pornografi, dan lain sebagainya.

Oleh karenanya, tidak ada perhatian khusus untuk ini, selagi akun pengguna benar-benar difungsikan dengan sebaik-baiknya, terlebih lagi itu hanyalah akun sekolah.

Manfaat Instagram Untuk Sekolah

Setelah kita mengulas tentang resiko dari penggunaan Instagram, sekarang saatnya kita mengetahui tentang manfaat yang akan didapatkan bagi sekolah yang menggunakan instagram untuk lembaga mereka.

Terdapat beberapa manfaat yang akan didapatkan bagi lembaga, bila mereka menggunakan instagram.

Beberapa manfaat yang dimaksudkan itu seperti:

  • Update/ Keterkinian
  • Promosi lembaga
  • Media informasi
  • Keterpercayaan/ kredibilitas
  • dan masih banyak lagi

Beberapa manfaat itu akan didapatkan lembaga bilamana mereka menggunakan instagram.

Sebagai contoh, lembaga yang menggunakan instagram dapat dengan mudah mempublikasikan Update/ keterkinian dari apa yang terjadi di lembaga mereka.

Misalnya saja lewat postingan Live Streaming yang ada di Instagram.

Ini dapat dengan mudah menjadi sebagai pesan kepada orang banyak tentang apa yang terjadi di sekolah saat ini.

Selanjutnya yaitu tentang promosi lembaga, yang sangat penting bagi sebuah sekolah.

Instagram menawarkan Iklan untuk pengguna, yang membutuhkan biaya tertentu.

Dengan melakukan promosi berbayar di Instagram, maka orang-orang yang ditargetkan (sesuai dengan usia dan lokasi pengguna), akan menemukan foto/video promosi lembaga itu.

Ini terjadi dengan sendirinya, sesuai dengan sistem yang diterapkan oleh instagram.

Selain itu dan bagian yang paling penting, adalah keterpercayaan (kredibilitas) dari para pengguna umum.

Terkadang, sebuah perusahaan akan lebih dipercaya oleh orang banyak bila mereka dapat ditemukan di berbagai tempat (sosial media).

Tidak hanya instagram, ini juga berguna bagi sosial media lainnya seperti Facebook, Twitter, atau lainnya.

Melalui berbagai postingan Reel (nyata) dari instagram sekolah, maka dengan sendirinya ini juga memungkinkan membuat rasa percaya bagi orang-orang di sosial media itu sendiri.

Tentunya ini merupakan sebuah keuntungan bagi lembaga, yang menggunakan instagram.

Terlebih lagi bila mereka mendapatkan tanggapan positif dari pengguna di Instagram.

Membuat Instagram Untuk Sekolah

Sudah sangat banyak sekali pengguna instagram, khususnya di Indonesia.

Membuat sebuah akun, bukan sesuatu yang sulit disana.

Ikuti panduan berikut ini untuk dapat membuat akun instagram untuk sekolah.

1. Siapkan Akun Gmail

Gmail adalah sebuah alat berkirim surat elektronik yang belakangan ramai digunakan orang.

Oleh karenanya, Gmai sangat direkomendasikan dalam hal ini.

Ini sangat berguna bilamana dikemudian hari, terjadi kesalahan, atau lupa password instagram, dan sebagainya dapat melakukan verifikasi dengan mudah melalui Gmail.

Bila sekolah belum membuat sebuah akun Gmail, maka disarankan untuk membuat akun Gmail terlebih dahulu.

2. Masuk ke Aplikasi Instagram

Silahkan Download aplikasi Instagram bila belum memilikinya. Ini gratis.

Anda juga dapat menggunakan situs website resmi instagram, untuk membuat akun.

Note: Instagram sangat menjaga keamanan setiap user mereka. Terkadang, anda diminta verifikasi untuk dapat melanjutkan penggunaan akun instagram. Tidak jarang juga, akun yang baru saja dibuat, langsung mendapat notifikasi tentang blockir.

Buka, dan masuk ke dalam aplikasi.

Pengguna baru, akan menemukan tampilan semacam gambar berikut ini:

instagram-register-phone

Username dan Password digunakan untuk Login (masuk) ketika sudah memiliki sebuah akun instagram.

Tetapi bila belum memilikinya, sekolah dapat membuat sebuah akun, dengan pilihan “Sign Up” pada bagian bawah dari tampilan gambar tersebut.

Menariknya, sekolah juga dapat login hanya melalui Facebook (tentunya ini jika sudah memiliki facebook juga).

Mereka benar-benar terintegrasi dan satu sama lainnya saling dapat dikoneksikan bersamaan.

3. Mengisi Identitas Registrasi Sekolah

Tidak ada yang membedakan dalam instagram untuk akun personal, atau akun lembaga sekolah.

Hanya saja, ada dua jenis akun di Instagram, yaitu akun pribadi dan bisnis.

Ini akan dibahas lebih jauh dalam bagian lebih lanjut.

Ketika mendaftar, maka identitas dibutuhkan.

Sekolah dapat mengisi identitas sesuai dengan keadaan sekolah saat ini.

Isikanlah nama sekolah, alamat, dan sebagainya yang diperlukan dalam identitas di Instagram.

Opsi: Sebaiknya gunakan nama sekolah yang mudah diingat oleh pengguna, sesuai dengan nama lembaga. Kami tidak merekomendasikan untuk penggunaan tanda baca seperti: Underschore ( _ ), atau titik ( . ) bila itu memungkinkan.

Menggunakan nama akun dengan teks sepenuhnya, menambah kesan profesional dalam sebuah akun.

Jadi, sebaiknya hindari penggunaan karakter yang tidak perlu, selagi itu bisa dilakukan.

4. Nama Pengguna

Nama pengguna adalah sesuatu yang sangat penting.

Ini akan berbentuk menjadi @namapengguna

Jadi, ketika itu dilengkapi dengan nama sekolah, maka tentunya melahirkan kesan profesional untuk sebuah akun.

Beberapa contoh untuk ini seperti: @Kemendikbud.ri , yang merupakan akun resmi lembaga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Terlihat bahwa mereka menggunakan karakter titik ( . ) disana. Namun, itu masih dinilai baik karena sebagai bentuk pemisah antar kata.

Jumlah karakter yang singkat untuk nama pengguna menjadi pilihan disini.

Beberapa manfaat yang đidapatkan adalah bahwa orang-orang akan lebih mudah mengingat nama pengguna dan itu memudahkan mereka ketika melakukan pencarian.

Contoh lain adalah sebuah lembaga, yang saya asuh, dengan nama lembaga yang cukup panjang dan terdiri dari 3 kata.

Nama lembaga itu adalah TK Syarif Ar-Rasyid.

Nama ini cukup panjang, untuk menjadi nama pengguna di akun instagram.

Jadi, kami memutuskan untuk menggunakan @tksyarifarrasyid (tanpa tanda penghubung) disana.

Kami mengganggap, tampilan semacam ini dinilai cukup profesional.

Terlebih lagi, penggunaan tanpa karakter asing lebih mudah dipahami oleh orang banyak dan membantu mereka lebih mudah dalam menemukan sekolah saat melakukan pencarian.

5. Logo Profil

Logo/ Icon profil instagram adalah mewakili dari identitas profil instagram.

Sekolah yang dalam hal ini dapat digolongkan sebagai bisnis, tentunya memiliki sebuah logo untuk melambangkan lembaga mereka.

Umumnya, akun sosial media sekolah menempatkan logo sekolah mereka sebagai icon/ foto profil di akunnya.

Begitu juga halnya dengan profil instagram.

Buatlah logo sekolah sebagai icon profil instagram, demi mencapai jaminan akun nyata kepada para pengunjung.

Bagian 3:

Manajemen Instagram Sekolah


cek_kualitas

Ini merupakan bagian inti dalam pembahasan ini.

Perlu manajemen khusus untuk mengoptimalkan penggunaan sosial media bagi sebuah lembaga.

Beberapa hal perlu diketahui seperti:

  • Kelengkapan identitas
  • Waktu publikasi
  • Desain publikasi
  • Desain Fitur Chat
  • dan lain sebagainya.

Mari kita mulai.

Kelengkapan Identitas

Tentunya dalam menjalankan sosial media sekolah, dibutuhkan manajemen yang baik agar dapat terlaksana sesuai dengan apa yang diharapkan.

Begitu pula halnya dengan identitas, bahkan tidak hanya lembaga, pengguna pribadi juga membutuhkan kelengkapan identitas ini.

Apa manfaatnya?

Dengan identitas yang lengkap, tentunya akan mempermudah orang-orang mengetahui lebih dalam tentang sekolah itu.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk identitas seperti:

  • Nama profil
  • Deskripsi
  • Alamat
  • Sosial media pendukung

keempat ini, adalah bagian yang penting untuk sebuah akun instagram, dan lembaga tidak seharusnya lengah untuk pengisian ini.

Waktu Publikasi

Waktu publikasi juga menjadi perhatian penting untuk membuat sebagai media yang menarik perhatian orang luas.

Makna sederhananya, yaitu sekolah dapat mempublikasikan konten sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

Publikasi yang terlalu terburu-buru justru tidak efektif.

Mengatur waktu dan menyiapkan foto/ video untuk dipublikasikan adalah solusi yang tepat untuk ini.

Mengapa harus mengatur waktu publikasi?

Saya mencoba menganalisa apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan teknologi di luar sana, dan menemukan hasil sederhana untuk itu.

Satu hal yang disarankan, agar Feed instagram terasa bernilai, yaitu tentang susunan publikasi.

Pada dasarnya, instagram tidak menyediakan pengaturan tentang waktu publikasi.

Misalnya, kita publikasikan hari ini untuk terbitan tanggal 2 hari sebelumnya.

Instagram tidak menyediakan waktu mundur untuk publikasi.

Begitu juga halnya dengan waktu maju, instagram juga tidak menyediakan custom tanggal terbit disini.

Alhasil, apa yang kita publikasikan hari ini, maka hari itu juga akan terbit.

..Apa yang terjadi, bila ini dilakukan dengan sembarangan..?

Feed profil instagram, terlihat biasa dan tidak ada sesuatu yang lebih disana.

Ini berkaitan dengan desain instagram, yang akan diulas lebih lanjut.

Rekomendasi Untuk Anda…

Feed instagram, berisikan 3 kolom, dan itu dapat dimanfaatkan agar lebih terlihat menarik.

Beberapa hal yang harus dipikirkan adalah membagi 3 topik dalam setiap publikasi sekolah.

Misalnya sebagai pilihan:

  1. Foto kegiatan kelompok siswa
  2. Tips dan trik berupa video (sesuai dengan latar pendidikan)
  3. Foto hasil prakarya/ prestasi siswa.

Tiga topik ini tergolong lengkap untuk kebutuhan sebuah lembaga di sekolah.

Hasilnya dalam Feed Instagram, akan memperlihatkan 3 kolom, dengan masing-masing topik tertentu yang dengan mudah dipahami oleh para pengunjung instagram.

Tiga topik di atas, hanyalah opsi semata.

Sekolah dapat memilih bagian mana yang dirasa dapat dilakukan.

Desain Publikasi

Instagram memberikan ruang untuk publikasi foto dan video.

Jadi, tentunya kedua bagian ini menjadi objek penting untuk dilakukan desain.

Foto yang dipublikasi tanpa desain terlebih dahulu, terkesan apa adanya dan tidak matang.

Seperti yang kita ketahui, bahwa instagram menghadirkan foto dan video dan itu tentunya bentuk visual yang semestinya memanjakan mata.

Jadi, foto yang dipublikasikan semestinya didesain dengan sedemikian rupa agar memanjakan mata pengunjung dan menambah daya tarik tersendiri.

Sebuah rekomendasi dari kami, yaitu Template.

Template maksudnya adalah tema tampilan desain yang ada.

Ini mencakup persoalan warna template, dan bentuk desain.

Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah:

Persiapkan warna yang menjadi icon besar dalam sekolah anda.

Sebagai contoh, warna biru.

Maka, sebagian atau keseluruhan dari publikasi foto anda di Instagram berisi warna biru.

Ini akan memanjakan mata dengan visual yang terprogram dengan baik.

Sebagai contoh, mungkin anda dapat melihat tampilan visual instagram yang satu ini:

instagram_rumahwebgram

Ini adalah perusahaan bisnis asal Indonesia dengan latar Bisnis Digital dan Website.

Mereka menggunakan gambar ilustrasi, setiap kali mempublikasikan sesuatu.

Terlihat sangat sederhana, tetapi memanjakan mata bukan?

Selain itu, perpaduan warna yang didominasi oleh warna biru, merupakan warna utama dari setiap publikasi mereka.

Itu karena logo mereka lebih dominan menggunakan warna biru, dan itu dijadikan sebagai warna utama untuk identitas (ke-khasan) mereka.

Contoh dari jenis bisnis yang serupa, yaitu Bisnis Website.

Lihatlah bagaimana mereka menampilkan feed instagram mereka yang menarik:

instagram_dewaweb

Warna latar biru, juga menjadi acuan utama setiap publikasi mereka.

Dengan desan ilustrasi yang menarik, ini membuat anggapan sederhana bahwa mereka benar-benar profesional dalam pengembangan bisnis yang dijalankan.

Jadi, sekolah harus menciptakan atau menentukan warna terkuat dalam logo mereka, yang dapat menggambarkan identitas lembaga itu sendiri.

Dengan begitu, akan terlihat ciri khas tersendiri dari lembaga itu.

8 pemikiran pada “Instagram Sekolah: The Definitive Guide (2020)”

Tinggalkan komentar

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap