Menemukan Masalah Dalam Penelitian Kualitatif

Kualitatif

Menemukan Masalah Dalam Penelitian Kualitatif Terbaru 2021

Apakah saat ini anda sedang kebingungan untuk menentukan masalah dalam penelitian kualitatif? Belum menentukan masalah dalam penelitian kualitatif anda? Semestinya, kita mengetahui berbagai hal, jauh sebelum kita memutuskan untuk menentukan sebuah jenis penelitian seperti PTK, Kualitatif, atau bahkan Kuantitatif.

Disini, saya akan memberitahukan beberapa hal tentang bagaimana menemukan masalah dalam penelitian kualitatif. Semestinya, pembahasan ini mengedepankan konsep dasar tentang definisi masalah itu sendiri, yang terkadang diabaikan kebanyakan orang. Mari kita simak.

Memahami Makna Masalah Penelitian

Hal ini adalah bagian yang paling mendasar untuk mendapatkan jawaban tentang masalah penelitian kualitatif. Penelitian ini berbeda dengan jenis penelitian lainnya, yang dapat mengangkat masalah selama melihat situasi dan kondisi di lapangan.

Kualitatif adalah jenis penelitian yang bersifat analisis mendalam. Oleh karena itu, hal ini tidak hanya memandang dari kejadian di lapangan, untuk menemukan masalah yang akan dituangkan dalam kasus penelitiannya.

Pada dasarnya, masalah dimaknai sebagai kesenjangan, yakni antara teori dengan keadaan di lapanyan yang berbeda. Maknanya adalah apabila menemukan sesuatu yang diyakini (dalam konsep teoritis), namun pada faktanya tidak terjadi hal yang demikian itu di lapangan, maka ada masalah disana. Bisa jadi karena teori itu tidak sesuai di daerah tertentu, atau mungkin dari faktor internal sekolah tersebut.

Jadi, ada dua kaitan diantara bagian ini, yaitu teoritis yang sudah dikemukakan para ahli sebelumnya dan diyakini kebenarannya, dan persoalan kejadian dilapangan. Apakah ada kesesuaian antara keduanya, atau justru menampilkan sesuatu yang bertolak belakang.

Dari definisi ini, dapatlah kita mengambil kesimpulan bahwa masalah adalah kesenjangan antara teori dengan kejadian dilapangan.

Makna ini tidak serta merta kita kaitkan dengan penelitian kualitatif, yang dengan makna sederhana itu lantas kita mengambil sebuah masalah untuk diselesaikan dengan jenis penelitian kualitatif. Langkah selanjutnya yang perlu diketahui adalah persoalan jenis penelitian Kualitatif itu sendiri. Mari kita simak selengkapnya.

Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan mengedepankan analisis mendalam untuk objek penelitiannya. Oleh karena itu, penelitian jenis ini mengedepankan aktivitas observasi dan wawancara.

Hal ini sejalan dengan publikasi dari Wikipedia yang menyebutkan bahwa:

Penelitian kualitatif dilakukan dengan metode wawancara dan observasi. Melalui ini, peneliti akan menganalisis data yang didapatkan dari lapangan dengan detail.

Wikipedia, Penelitian Kualitatif, diakses pada 16 Juni 2021

Masalah Dalam Penelitian Kualitatif

Setelah membahas tentang makna dasar dari istilah masalah, serta dibarengi dengan pemahaman konsep dasar tentang kualitatif, maka justru untuk menentukan masalah untuk dijadikan sebagai penelitian dengan jenis kualitatif jauh lebih ringan.

Penelitian ini bersifat terperinci, dengan topik bahasan yang lebih spesifik. Mari kita lihat panduan menemukan masalah dalam penelitian kualitatif.

1. Konsep Teori

Ini adalah panduan yang utama dan menjadi kunci dalam menentukan masalah kualitatif adalah memahami tentang konsep teori tertentu. Dengan dilengkapinya pemahaman akan sebuah teori tertentu, maka akan jauh lebih mudah untuk menemukan masalah yang ada di lapangan.

2. Observasi

Setelah memahami akan konsep teori tertentu, maka hal yang selanjutnya dilakukan adalah observasi lapangan. Aktivitas ini wajib dilakukan untuk melihat kondisi Nyata dari apa yang terjadi di lapangan.

Observasi yang dilakukan itu beragam masa waktunya. Bergantung bagaimana peneliti menemukan masalah yang ada. Tidak terbatas pada banyaknya jumlah hari tertentu yang digunakan untuk observasi. Namun pada intinya, aktivitas ini semestinya dapat mengungkap tentang permasalahan yang terjadi.

3. Tentukan Kesenjangan

Bagian ini adalah bagian inti setelah melakukan analisa sederhana. Setelah seorang peneliti memahami akan teori tertentu, lalu ia melakukan observasi, maka dalam aktivitas observasi itu semestinya menemukan kesenjangan antara keduanya, yaitu teori dan keadaan nyata dilapangan.

Cara Saya Menemukan Masalah Penelitian Kualitatif

Saya membutuhkan setidaknya 14 hari untuk melakukan observasi, dan memastikan permasalahan yang terjadi. Berbagai aktivitas yang mereka lakukan di sekolah, adalah hal yang tidak dapat saya tinggalkan demi menggapai data yang valid.

Selama berada di sana, tentu saja saya memiliki sebuah konsep teori yang pada penelitian ini dijadikan sebagai dasar. Saya menggunakan undang-undang untuk itu. Disana dijelaskan tentang bagaimana kompetensi seorang guru.

Lantas, selama saya berada di lokasi, saya mencatat cukup banyak poin yang diabaikan oleh guru yang bersangkutan dari undang-undang tersebut. Jadi, dari sini dapat terlihat bahwa adanya kesenjangan antara teori dengan praktik dilapangan. Perlu dicatat, bahwa kesenjangan ini sudah pasti ada masalah.

Maka dalam penelitian yang saya jalankan, berfokus pada kompetensi kepribadian guru di salah satu sekolah waktu itu. Dari sanalah saya menemukan masalah yang benar-benar nyata di lokasi itu.

Mendengar Anda

Bagaimana dengan anda? Apakah anda sudah cukup puas dengan menemukan masalah dalam penelitian kualitatif? Atau anda membutuhkan deskripsi yang lebih detail? Ceritakan segala hal yang ingin anda tanyakan melalui kolom komentar. Berbahagia bila anda berkenan bercerita tentang tehnik terbaru dalam menemukan masalah dalam penelitian kualitatif.

reza_lubisel_tanpa_tanda_tangan

Artikel dari

Reza Noprial Lubis, M.Pd

Senang menulis berbagai hal yang dilewati. Nikmati berbagai pengalaman pribadi yang saya tuliskan.

Tinggalkan komentar

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap