Pendidikan

Pembelajaran Daring Untuk PAUD

Masa Pandemi memang membuat segala elemen kian berubah dalam praktik kesehariannya, begitu juga dengan sektor pendidikan. Pembelajaran Daring untuk anak PAUD menjadi perhatian lebih. Itu karena seperti yang kita kenal bahwa PAUD merupakan pendidikan yang dijalankan untuk pembelajaran anak usia dini, dengan layanan usia 4-6 tahun.

Lantas, bagaimana pembelajaran daring untuk PAUD itu dilakukan? Adakah panduan khusus untuk ini? Mari simak penjelasan selengkapnya disini.

Bagian 1

Konsep Pembelajaran Daring

Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang dilakukan tanpa bertatap muka antara pendidik (guru) dan peserta didik mereka. Daring sendiri merupakan istilah dari singkatan Dalam Jaringan.

Daring belakangan ini mulai ramai dibicarakan, karena ia mulai banyak diterapkan bahkan dianjurkan untuk saat ini. Itu karena masa pandemi, mengharuskan orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu mereka di rumah, terutama bagi para peserta didik dan guru.

Pembelajaran daring juga dapat dijadikan sebagai solusi pembelajaran tanpa tatap muka antara guru dan siswa dengan keadaan tertentu yang mengharuskan itu. Terkadang tidak menutup kemungkinan, terjadi sesuatu hal yang mengharuskan guru dan siswa tidak bisa bertemu dalam satu ruang kelas, dan itu sah-sah saja.

Tidak semua pembelajaran daring dapat diterapkan dalam tingkatan tertentu. Sebagai contoh, untuk pendidikan Sekolah Luar Biasa. Tentu saja, daring adalah pilihan yang rumit bagi mereka. Karena pembelajaran disana, membutuhkan tatap muka langsung yang lebih spesifik.

Sedikit berbeda dengan pendidikan tingkat Anak Usia Dini. Pembelajaran daring tetap bisa dilaksanakan, meski dengan keterbatasan tertentu. Model Daring yang dimaksudkan sepertinya memerlukan penyesuaian agar dapat mendukung pembelajaran dan bermain anak didik PAUD.

Bagian 2

Materi Pembelajaran Daring Untuk PAUD

Ada berbagai macam materi pembelajaran daring untuk PAUD yang dapat dijadikan sebagai pilihan. Beberapa diantaranya, akan saya uraikan lebih mendetail disini.

Tetapi sebagai pengantar, perlu disampaikan bahwa materi pembelajaran daring untuk PAUD memerlukan perhatian khusus, dan seharusnya disesuaikan terlebih dahulu. Sebab, mungkin sebuah materi itu berlaku di daerah tertentu, tetapi tidak untuk daerah lainnya.

Beberapa materi pembelajaran daring yang dimaksudkan itu seperti:

  1. Membaca
  2. Menulis
  3. Ibadah/ Keagamaan
  4. dan lainnya.

Perlu diperhatikan, bahwa pembelajaran daring untuk PAUD tidak jauh berbeda dengan konsep daring pada umumnya. Oleh karenanya, siswa dan guru akan berhadapan melalui koneksi internet dan itu membuat mereka berada di depan layar yang tentunya terbatas.

Oleh karena itu, menggunakan pembelajaran perlu menjadi perhatian khusus. Sebab, tidak sembarangan dalam menentukan ini. Alih-alih mendapatkan kompetensi, justru siswa tidak mengerti tentang pembelajaran yang disajikan itu.

reza_lubisel_tanpa_tanda_tangan

Artikel dari

Reza Noprial Lubis, M.Pd

Senang menulis berbagai hal yang dilewati. Nikmati berbagai pengalaman pribadi yang saya tuliskan.

Tinggalkan komentar

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap