Posting Artikel di WordPress:
Panduan Step by Step


ui_design

Posting artikel di WordPress bukanlah sesuatu yang sulit.

Tetapi, anda sebagai pemula tentunya membutuhkan ini.

Beberapa hal yang akan dibahas disini seperti:

  • Langkah-langkah posting artikel di WordPress
  • Cara melihat hasil postingan di WordPress
  • Cara mengedit postingan di WordPress
  • Perbedaan tampilan visual dan text post di WordPress
  • dan masih banyak lagi.

Jadi, mari kita mulai sekarang.

Bagian 1

Dasar-Dasar Posting Artikel di WordPress


menulis_artikel

Postingan artikel tentunya dilakukan bagi mereka pemilik blog.

Ini harus senantiasa diupdate, agar mendapat statistik baik dalam pandangan mesin pencari.

Selain itu, pembaca lebih menyukai situs blog yang selalu mempublikasikan informasi terbaru.

Itu artinya, mereka harus senantiasa memperhatikan situs blog mereka dan melakukan update disana.

Publikasi Artikel

Jika anda menulis postingan baru di WordPress, dan anda mempublikasikannya, maka ia akan muncul dalam index Blog anda.

Itu akan tampil dalam halaman beranda Situs blog anda.

Artikel yang telah dipublikasi, tidak serta merta muncul dalam halaman Google.

Itu sangat jarang terjadi, kecuali situs blog itu benar-benar sudah teroptimasi dengan baik dan sudah mendapat ratting baik dari mesin pencari seperti Google.

Sebaiknya, ketahui tentang pengertian SEO untuk melangkah lebih jauh mengenai artikel blog anda.

Untuk publikasi artikel yang baik, maka anda perlu mempelajari tentang artikel SEO.

Ini membutuhkan tehnik khusus dan tidak sembarangan dalam menuliskan artikel.

Jadi, pelajari itu disana.

Tentu saja, ini berbeda dengan bagaimana anda menulis novel, menulis buku, atau jenis karya ilmiah.

Itu karena ini berkaitan dengan mesin pencari, dan apa yang diinginkan mesin pencari.

Draf Postingan

Ini penting untuk diketahui.

Setiap postingan di halaman blog, akan tersimpan secara otomatis seperti apa yang telah dijalankan oleh WordPress.

Ini terjadi secara sendiri, ketika pengguna menuliskan sesuatu disana.

Ini dinilai sangat menarik.

Tanpa mengerjakan manual, anda hanya membutuhkan beberapa waktu untuk WordPress bekerja dan menyimpan file postingan anda secara otomatis.

Untuk melihat jenis File yang tersimpan sebagai Draf, anda dapat menuju dashboard WordPress, dan masuk pada bagian menu Draf.

draf-postingan-wordpress

File yang tersimpan tersebut, akan menjadi file Draf dalam halaman postingan anda.

Jadi, ini benar-benar berguna mengamankan setiap pekerjaan anda di halaman tulisan WordPress.

Jika beberapa waktu yang akan datang anda akan kembali lagi, maka anda akan menemukan file itu tersimpan dalam bagian “Draf” di WordPress anda.

Konten Pilar

Konten pilar, akan anda temukan dalam dashboard WordPress anda, setelah anda menemukan Draf disana.

Apa yang dimaksud dengan konten pilar?

Beberapa waktu yang lalu, saya mencoba untuk mencari informasi mengenai ini.

pengertian-konten-pilar-menurut-uplandsoftware

Menurut uplandsoftware.com, mengungkap bahwa konten pilar adalah konten yang substantif dan informatif tentang suatu tema atau topik tertentu.

Dari istilah ini, dapat diambil kesimpulan bahwa konten pilar menggambarkan akan sebuah tema besar dalam sebuah situs web.

Jadi, ketika anda membuat situs web dengan tema besar yaitu Blogging, maka tentunya anda memiliki konten pilar untuk menjelaskan sub tema anda itu.

Misalnya, seperti Tema Blogging, Artikel Blogging, atau yang lainnya selama itu masih berkaitan dengan tema.

Konten pilar ini, akan terlihat melalui beberapa plugin SEO yang ada, seperti Yoast, RankMath, All In SEO, dan lain sebagainya.

 

Itu akan terlihat dalam bilah pos, dimana anda dapat dengan bebas memilih artikel untuk dijadikan sebagai konten pilar.

Bagian 2

Langkah-Langkah Posting Artikel di WordPress


langkah

Saya mengira bahwa ini bukanlah sesuatu yang sulit.

Tetapi sebagai panduan, beberapa hal yang bersangkutan disini perlu dijelaskan.

Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam posting artikel di WordPress.

Anda akan mendapatkan keseluruhan langkah terbaik dalam halaman ini.

#1. Login Dashboard WordPress

Tentunya, untuk membuat posting artikel di WordPress, anda perlu masuk ke dashboard WordPress anda dengan cara Login.

login-wordpress

Masukkan email dan password sesuai dengan akun anda.

#2. Pilih Menu Postingan

Ketika sudah masuk/ Login menggunakan akun WordPress anda, maka anda akan menemukan halaman dashboard WordPress.

Disana, akan terlihat banyak sekali menu yang dapat aktif pada tempatnya.

Bila anda masih dalam tahapan pemula, carilah informasi tentang berbagai menu itu sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

Untuk membuat postingan, silahkan menuju menu “Pos“, dan pilih “Semua Pos” untuk menampilkan semua jenis pos (diterbitkan, draf, pilar).

Untuk menambahkan artikel baru, anda dapat memilih menu “Tambah Baru” yang berada di pojok atas.

tambah-pos-baru-wordpress

Setelah itu, anda akan dihadapkan dalam halaman penulisan artikel.

Disanalah anda dapat menuliskan berbagai hal sesuai dengan apa yang anda pikirkan.

#3. Mengenal Menu Postingan WordPress

Ketika anda telah masuk dalam menu edit artikel, maka anda akan berada dalam sebuah halaman dimana disana banyak menampilkan menu-menu yang penting untuk penulisan artikel anda.

Sejauh ini, penggunaan ini cukup mudah dipahami karena sifatnya yang lebih modern.

Tidak jauh berbeda dengan layanan penulisan seperti Microsoft Word, atau yang lainnya.

Tetapi, ada beberapa hal yang dirasa penting untuk diketahui.

WordPress menggunakan Blok untuk mengedit tulisan.

Tentu saja, ini membuat penulis menjadi lebih mudah dalam menggunakannya.

Beberapa hal yang perlu anda ketahui itu seperti:

  1. Judul dan Lokasi teks artikel
  2. Permalink
  3. Kategori
  4. Tag
  5. Gambar Andalan
  6. Kutipan
  7. dan lain sebagainya

Keseluruhannya itu akan terlihat dalam bilaah ketik WordPress.

Tetapi perlu anda ketahui, terkadang menu-menu ini berbeda bagi setiap akun WordPress (bila mereka menggunakan WordPress Self Host).

Setiap pengguna boleh menggunakan plugin tambahan untuk digunakan di WordPress mereka.

Terkadang, ada beberapa plugin yang membuat/ menampilkan menu dalam bagian sidebar (samping) bilah teks anda.

Jadi, ini mungkin berbeda bagi sebagian orang.

1. Judul dan Lokasi Artikel

Anda semestinya menempatkannya di tempat yang benar, agar tidak merusak SEO anda.

Lihatlah gambar ini sebagai pendukung, untuk mengetahui dimana lokasi penulisan judul yang tepat.

posting-artikel-di-wordpress

Memang ini terkesan sepele, tetapi bagi pemula terkadang ditemui menempatkan judul di tempat yang diilai keliru.

Misalnya, saya pernah membuka Blog teman, yang menempatkan judul pada bagian Teks. Ini adalah sebuah kekeliruan.

Bagian atas, merupakan tempat dimana anda menuliskan judul postingan anda.

Sementara pada bagian bawah, anda dapat menuliskan teks artikel anda.

Ingat bahwa WordPress menggunakan Blok untuk menuliskan artikel.

Anda dapat memilih simbol Plus ( + ) untuk melihat tentang jenis blog yang ingin digunakan.

2. Permalink

Permalink adalah susunan URL dalam setiap artikel post anda.

Anda dapat menemukan bagian ini pada bagian sidebar halaman teks anda.

sidebar-edit-artikel-wordpress

Permalink bertujuan untuk melakukan custom (edit) URL dari setiap postingan anda.

Jadi, anda bebas disini, bila ingin menuliskan sesuatu yang berbeda.

Secara default, WordPress mengisi ini dengan judul anda (bahkan ketika ia menjadi Draf).

3. Kategori

Kategori dimaksudkan untuk membagikan artikel dalam bagian tertentu.

Kategori secara default dari WordPress ditempatkan pada Uncategorize.

Itu terjadi bila anda tidak menuliskan kategori custom (edit sendiri).

Sebagai informasi lanjutan, anda perlu mengetahui tentang WordPress kategori SEO, untuk mendukung kemampuan halaman anda bersaing dalam mesin pencari.

Anda dapat melakukan edit, atau menambah kategori sesuai dengan yang diinginkan.

Untuk praktik terbaik, sebaiknya tempatkan kategori sesuai dengan pembahasan dalam artikel.

Ini akan jauh lebih bernila bagi pengunjung situs web anda.

4. Tag

Tag adalah penanda untuk sebuah artikel.

Fungsinya hampir sama seperti kategori, tetapi ini adalah nilai tambah dan lebih luas bila dibandingkan dengan kategori.

Sejatinya ini tidak mengganggu bagi hasil postingan anda.

Tetapi, pelajarilah tentang Tag SEO WordPress, untuk membantu anda memahami lebih jauh tentang ini.

5. Gambar Andalan

Ini adalah bagian yang menarik dari WordPress.

Dalam editing, ia membuat bagian terpisah dari artikel, dan membuat tulisan anda jauh lebih mudah dipahami ketika menuliskannya.

Gambar andalan adalah gambar yang muncul pada Thumbnail beranda blog anda.

Jadi ketika ini diisi dengan gambar, maka ia akan muncul dalam beranda anda.

Ini juga dapat muncul dalam hasil pencarian, terkecuali bila anda menghalangi mesin pencari untuk meng-index gambar andalan anda.

Buatlah gambar yang mewakili teks anda, dan lakukan itu untuk menarik perhatian pembaca.

6. Kutipan

Lanjutan dari Gambar andalan adalah kutipan.

Kutipan ini sebenarnya opsi (pilihan) semata bagi anda.

Apakah ingin menggunakannya atau tidak itu terserah.

Tetapi, anda perlu tahu bahwa kutipan ini diisi dengan teks yang anda inginkan, sebagai pelengkap dari Thumbnail beranda anda.

Di beranda blog anda, anda akan menemukan potongan teks anda, dan itu terjadi secara otomatis.

Melalui “kutipan” ini, anda dapat meng-custom itu dengan kata yang anda jabarkan sendiri.

Ingat, tanpa mengisi bagian ini juga tidak akan mempengaruhi apapun karena secara default, WordPress menampilkannya untuk sebagian isi teks anda.

Tinggalkan komentar

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap