SEO On Page: Panduan Penting Untuk Tahun 2020


presentasi_tim

SEO On Page adalah sesuatu yang paling serius dalam mengembangkan situs web.

Blog yang dibangun tanpa memperhatikan kualias SEO, tentu saja ia akan kesulitan untuk merangking dalam sebuah hasil pencarian.

Beberapa hal yang akan anda ketahui disini seperti:

  • Defenisi SEO On Page
  • Cara kerja SEO On Page
  • Contoh SEO On Page
  • dan masih banyak lagi.

Jadi, mari ikuti penjelasan ini hingga usai.

Daftar Isi


daftar-isi-12

Defenisi SEO On Page

Bagian 1:

Defenisi SEO On Page


marketing

SEO On Page membuat halaman blog menjadi sesuatu yang dimengerti oleh mesin pencari.

Tetapi, ini tidak serta merta terjadi tanpa adanya tindakan yang disebut optimasi.

On Page sendiri bermakna perilaku untuk badan situs blog itu sendiri.

Jadi, ini dapat diterapkan langsung melalui optimasi dari pengguna blog.

Apa Itu SEO On Page

SEO On Page adalah optimasi mesin pencari melalui badan blog.

Ini berarti bahwa sang pemilik blog lah yang akan melakukan optimasi terhadap blognya.

SEO On Page tentu berbeda dengan SEO Off Page, dimana disana tidak dapat dikendalikan oleh pemilik blog itu sendiri, karena ia berada di luar blog.

Moz sendiri mengungkapkan bahwa SEO On Page adalah optimasi yang dilakukan untuk mendapat peringkat dalam pencarian Google.

Mereka juga menyebutkan bahwa On Page mengacu pada konten dan kode laman HTML yang berkaitan.

seo-on-page

Sementara itu semua berbeda dengan Off Page, yang mengacu pada link dan sinyal eksternal lainnya.

Jadi, SEO On Page adalah upaya mengoptimalkan mesin pencari melalui laman blog dengan konten atau kode HTML tertentu, agar mendapat peringkat tertinggi dalam mesin pencari.

Manfaat SEO On Page

Setelah mengetahui bahwa ini memberi pengaruh bagi mesin pencari, tentu saja banyak manfaat yang dapat diambil dari penerapan SEO pada bagian On Page ini.

On Page SEO adalah bagian yang berkaitan dengan kode sumber laman dalam blog, yang dinilai memberi pengaruh pada peringkat Google.

Salah satu contoh dari ini adalah tentang beberapa TAG HTML yang berguna untuk mesin pencari.

Itu seperti:

  • Tag Judul
  • Tag Description
  • Tag Headings
  • dan lain sebagainya.

Beberapa TAG HTML itu memberi nilai berarti bagi mesin telusur, sehingga ia dapat dimengerti dan memiliki data yang cukup untuk mendapat peringkat Google.

seo-on-page-blog

Ini adalah manfaat terbesar dan terluat dari penerapan SEO On Page ini.

Pada bagian yang lebih spesifik, ini mendatangkan banyak manfaat seperti meningkatnya pengunjung blog, bertambahnya Click Throug Rite (CTR), dan masih banyak lagi.

Bagian 2:

Cara Kerja SEO On Page


seo

Setelah kita mengetahui lebih jauh tentang SEO On Page, kini saatnya kita berbicara tentang bagaimana ia bekerja.

Cara kerja SEO On Page ini, mungkin lebih mengarah pada apa yang dialami.

Bagian ini mengulas beberapa hal tentang bagaimana Google melakukan perayapan terhadap artikel yang ada dalam lingkungan mesin pencari mereka.

…dan ini juga menjelaskan tentang bagaimana halaman itu mendapat tempat (Ranking) di hasil pencarian.

Mulai Dari Perayapan

Jauh sebelum artikel itu diterbitkan dalam hasil pencarian Google, mereka lebih dulu melakukan perayapan terhadap artikel yang terdeteksi.

Jadi, ketika blog itu melakukan penerbitan sebuah artikel, dan memberitahukannya ke Google melalui sitemap.xml mereka, maka Crawling Google akan menjalankan tugasnya untuk melakukan perayapan terhadap artikel blog tersebut.

ilustrasi-crawling-google

Perayapan disini mencakup aktivitas untuk mengambil informasi dari blog agar mesin telusur memiliki data tentang apa artikel itu diterbitkan.

Dengan begitu, Google akan lebih mudah mengelompokkannya ke dalam tempat tertentu sesuai dengan informasi yang didapatkan.

Indexing Artikel

Ketika informasi dari sebuah artikel didapatkan, maka Google selanjutnya melakukan indexing untuk hasil penelusuran mereka.

Persoalan waktu indexing, ini sebenarnya beragam.

Bergantung pada bagaimana perayapan itu berhasil dilakukan.

Namun biasanya, indexing tidak membutuhkan waktu yang panjang.

Setidaknya dalam 1 x 24 jam, artikel yang terdeteksi itu akan diindex.

Indexing artinya artikel itu telah berada dalam mesin pencari Google, dan orang-orang akan menemukannya bila mereka mencari sesuai dengan topik artikel tersebut.

Itulah mengapa, ketika anda mencari sesuatu di internet, maka mereka menghasilkan artikel yang relefan dengan apa yang sedang anda cari.

Dalam melakukan index, Google menyimpan data berupa kata yang muncul dalam halaman blog tersebut.

Hingga saat ini, index melalui Google mencapai miliaran halaman dengan total kapasitas 100.000.000 GB.

Memberi Peringkat Halaman

Dalam memunculkan halaman di hasil pencarian, Google membuat algoritme khusus untuk ini.

Jadi, sebelum halaman itu ditampilkan dalam penelusuran dan menempatkan peringkat tertentu, Google lebih dulu mengevaluasi halaman mana saja yang memiliki nilai relefansi dengan kueri (kata kunci) yang sedang dicari pengguna.

Banyak hal yang menjadi faktor dalam hal ini, termasuk seperti: keterkinian konten, hingga frekuensi istilah yang muncul dalam halaman.

peringkat-halaman-blog-naik

Dalam algoritma itu, Google mengidentifikasi situs-situs yang mengelabui atau berisi SPAM demi keuntungan sepihak, dan tentunya perilaku ini melanggar Pedoman Webmaster Google.

Melalui berbagai tahapan inilah, Google memberi peringkat terhadap halaman dalam index mereka, sehingga anda dapat menemukan konten/ artikel yang relefan dengan apa yang sedang anda cari.

Bagian 3:

Contoh SEO On Page


contoh-seo-on-page

Setelah kita mengetahui lebih jauh tentang SEO On Page, sekarang saatnya saya memberikan sebuah contoh yang mungkin berguna bagi anda.

Dalam menerapkan SEO untuk halaman anda, maka diperlukan beberapa hal yang dinilai penting.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa ini mencakup beberap kode tertentu untuk dapat dimengerti oleh Google ketika mereka melakukan Crawling dan Indexing halaman blog.

#1. Permalink

Permalink juga merupakan bagian terpenting dalam sebuah halaman blog.

Anda harus memperhatikan ini, sebelum memutuskan untuk menerbitkan artikel.

Ini sedikit berbeda, antara CMS Blogger dengan WordPress.org (Self Host).

Bila anda pengguna Blogger, maka akan lebih sederhana dan tidak banyak yang bisa anda lakukan disana.

Sebaliknya bila anda pengguna WordPress Self Host, anda dapat membuat “CUSTOM Permalink” dengan struktur tertentu.

Terlepas dari apapun struktur permalink anda, baik itu menggunakan URL semata, atau menggunakan kategori, subdirectory, atau sebagainya, yang jelas anda harus memperhatikan permalink anda.

Permalink maksud saya disini adalah isian yang dapat dilakukan untuk setiap artikel.

Anda seharusnya menuliskan kata kunci (keyword) disana, dan jangan sampai terlalu panjang.

Ini akan sulit bagi sebagian orang untuk menghafalkannya, dan secara tidak langsung mempengaruhi SEO anda, walau dari segi Human-Friendly.

#2. Meta Tag

Meta Tag adalah bagian yang tak kalah pentingnya untuk persoalan ranking.

Meta Tag adalah sebuah informasi yang akan diambil oleh Google saat mereka melakukan Crawling terhadap halaman blog.

Itu menjadi alasan, mengapa mereka menampilkan dalam penelusuran mereka beberapa Tag penting seperti:

  • Judul
  • Deskripsi
  • URL/ Permalink

Dari sini dapat dimengerti, bahwa melalui Tag itu menjadi informasi bagi mesin pencari yang juga merupakan landasan mereka menampilkan artikel dalam hasil penelusuran.

Dalam membuat Tag-Tag ini, ada juga prinsip yang perlu diperhatikan.

Seperti membuat Tag Judul SEO, yang mengharuskan tidak lebih dari 1000 px, dikarenakan akan tertutup dalam bentuk tulisan “…” (titik).

Sama halnya dengan Meta Tag Deskripsi SEO, yang membuat mereka harus dibatasi jumlah karakter yang disarankan.

Begitu juga dengan URL dan Permalink SEO, yang seharusnya berisi dengan Kata Kunci yang terkait disana.

Meta Tag ini tidaklah terlihat dalam dokumen artikel, melainkan ia berada dalam kode tertentu dan hanya terlihat bagi mesin telusur ketika ia dirayapi.

#3. Headings

Headings maksudnya adalah judul dalam artikel.

Biasanya, judul besar artikel akan berisi Tag H1, dan ini serupa dengan Tag Title.

Headings sifatnya lebih pada judul-judul dalam artikel blog, dimana disana terdapat judul, sub-judul, sub-sub-judul, dan lain sebagainya.

Penggunaan headings juga diyakini mempengaruhi SEO On Page, karena ia berisi istilah yang relefan dengan artikel dan membuat anggapan bahwa informasi itu bernilai.

Semakin banyak artikel yang dituliskan, maka semakin baik.

Headings SEO adalah sesuatu yang diharapkan.

Tentunya membuatnya menjadi lebih berarti dengan menempatkan kata kunci disana.

#4. Image ALT

Gambar biasanya dijadikan sebagai perwakilan artikel, atau sebagai penambah fokus dalam penjelasan isi artikel.

Mengingat fungsi gambar sangat penting, maka biasanya penulis artikel membuatnya disana.

Banyak gambar-gambar berarti yang memberi informasi lebih seperti membuat gambar ilustrasi yang menambah daya tarik, atau membuat gambar grafis sebagai media informasi.

Keseluruhannya itu bernilai baik bagi para pembaca.

Tetapi, dalam membuat gambar di artikel tentu saja memperhatikan beberapa hal yang perlu.

Itu seperti menambahkan ALT dan deskripsi gambar, agar Google mamahami terhadap gambar yang diupload dalam halaman anda, ketika mereka melakukan Crawling di halaman blog.

Membuat Gambar SEO menjadi bagian penting, dalam mendongkrak ranking Google.

Terlebih lagi, Google juga menggunakan gambar dan memberi peringkat untuk gambar-gambar yang mereka temukan.

Kesimpulan


kesimpulan

SEO On Page ini memberikan nilai berarti bagi halaman blog.

Seluruh aktifitas disini, didominasi oleh pengguna blog itu sendiri, karena mereka memiliki kuasa terhadapnya.

Menerapkan SEO On Page, membantu Google memahami artikel saat mereka mengambil informasi dari halaman anda.

Dari sanalah, mereka menyusun informasi dan menempatkan halaman anda dalam ranking dari sebuah hasil penelusuran tertentu.

Beritahu saya, tentang sesuatu yang mungkin membuat anda kebingungan dalam halaman ini.

Tinggalkan komentar

0 Shares
Copy link
Powered by Social Snap